DESTINASI TANPA PROSTITUSI, MUSTAHILKAH ?

SorotKita | 00.50 | 1 komentar

HIDAYAT
SorotKita- Semua orang mengakui daya pikat prostitusi dari zaman ke zaman tak sedikit pun luntur, terlebih kami yang berada disini, di sebuah tempat wisata, bersembunyi di balik alasan-alasan logika yang serasa benar,  semuanya berhasil membuat semua serasa wajar dan lumrah saja untuk menerima mereka berada disini.

Kami yang menyuarakan suara sumbang seolah tak sedikitpun berpengaruh, kami justru yang di pandang subjektif dengan sebutan si munafik, hingga semakin hari keberadaan mereka semakin tak terhindarkan, mereka merasa di butuhkan, semua makin pelik.

Foto Prostitusi Pangandaran

Hingga akhirnya Juli 2006, Alam memporak-porandakan semuanya, ratusan korban seolah menjadi peringatan bagi semua, yang membuat saya berpikir, akhirnya semua telah berakhir, kini semua bisa lenyap tanpa sedikitpun perdebatan, kini satu dekade berselang harapan dan bayangan kami di masa itu tak sedikit pun terjadi, sedikit demi sedikit mereka kembali lagi, dan lagi tak satu pun yang mencekal mereka, kini semuanya kembali sulit.

Saya akui memang mereka menjadi daya pikat, mereka bisa membuat sebuah wisata menjadi destinasi banyak orang, tapi sebandingkah mereka dengan kerusakan akan kemurkaan alam yang harus terus-terusan mengingatkanya.

Sebuah kemustahilankah jika berharap wisata ini menjadi jauh lebih bersih dari hal seperti itu? saya memang belum melakukan apapun, kini saya memang  tak banyak berpengaruh, tapi jauh dalam keinginan ini saya berharap bisa lebih baik, agar alam juga bisa senantiasa baik pada kita - SorotKita.

Category:

1 komentar: