JUJU JUARSIH
SorotKita-KABUPATEN PANGANDARAN sebagian besar adalah tempat wisata, bahkan tempat wisata ini sudah terkenal hingga manca negara.
Dengan adanya beberapa tempat wisata di pangandaran pemerintah harus lebih extra membangun pangandaran jangan sampai terlewatkan terutama pengaspalan disemua sudut ruas jalan di kabupaten pangandara, karena pemerintah akan malu kalau sampai ruas jalan ada yang rusak apalagi berlubang karena ruas jalan merupakn salah satu cara membuat para wisatawan merasakan nyaman pada saat ada atau berkunjung ke pangandaran.
Maka menurut saya pemerintah harus lebih bergerak cepat agar semua wisatawan merasa nyaman sehingga perkonomian masyrakatnyapun aman dan lebih sejahtera dan pemerintah pangandaran sendiripun akan baik namanya dan menjadi kabupaten pangandaran yang kaya akan obyek wisatanya hingga mendunia.-SorotKita
ROHIMAH HIKMAWATI
SorotKita-Kabupaten Pangandaran merupakan Daerah Otonomi Baru (DOB) yang memiliki banyak sekali potensi wisata. Maka dari itu, dengan segudang potensi tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran bercita – cita menjadikan Pangandaran sebagai salah satu tujuan pariwisata dunia.
Namun tidaklah mudah untuk mewujudkannya. Hal tersebut perlu dukungan semua pihak yang harus saling mendukung satu sama lain. Termasuk bagaimana caranya mencari solusi yang tepat terhadap segala problematikanya, salah satunya masalah kebersihan yang selama ini menjadi perhatian. Sampah merupakan salah satu permasalahan di Kabupaten Pangandaran, sebab pengolahan sampah dan pembuangan sampah tidak seimbang dengan sarana prasarana yang ada.
Disini saya tidak akan terlalu mengkritisi pihak manapun, hanya sedikit mengulas saja. Permasalahan sampah ini banyak dikeluhkan oleh para wisatawan. Kebetulan saya bukan penduduk asli Pangandaran jadi sering sekali saya mendengar banyak komentar dari teman-teman daerah asal saya, seperti saya kutip dari komentar teman saya “Pantai Pangandaran sudah menjadi tempat wisata yang melegenda tapi kok kumuh & kotor, banyak sampah berserakan dimana-mana.” katanya. Selain itu, banyak komentar-komentar agak sinis dari para penikmat social media juga.
Memang permasalahan sampah di Kabupaten Pangandaran ini sudah sangat buruk sekali. Namun bukan salah pihak Pemerintah saja tentunya, warga lokalnya pun masih tidak peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya padahal hasilnya nanti sudah sangat pasti dapat dinikmati oleh mereka sendiri. Sudah ada beberapa langkah yang telah dilakukan oleh pihak Pemerintah salah satunya imbauan untuk melaksanakan Jum’at BERSEKA yaitu kegiatan bersih-bersih setiap hari jum’at di setiap minggunya yang melibatkan semua pihak, Pemerintah Daerah, para Stakeholder maupun masyarakat.
Namun, ternyata masyarakat hanya menonton saja tidak ada yang tergerak untuk ikut serta dalam kegiatan BERSEKA tersebut. Bukan hanya itu saja, beberapa bulan yang lalu ada sekitar 20 turis asal Jerman menggelar aksi peduli lingkungan di Pantai Pangandaran. Aksi bersih-bersih pantai yang dilakukan turis asing tersebut dilakukan untuk menggugah warga dan pemerintah agar lebih peduli terhadap kebersihan obyek wisata. Terutama objek wisata alam seperti pantai. Melihat para turis memunguti sampah, warga lokal pun tergerak untuk membantu. Namun, lebih banyak warga lokal yang diam dan menjadi penonton.
Seharusnya setelah aksi dari para turis tersebut, warga dapat tergerak hatinya untuk menjaga kebersihan lingkungan, namun belum juga ada masyarakat yang tergerak. Disamping sudah adanya gerakan dari Pemerintah, berharap ada lebih banyak tempat sampah di semua titik bukan hanya di pantai saja dan perlu lebih banyak lagi petugas kebersihan yang dipekerjakan agar kebersihan selalu terjaga. Untuk Tempat Pembuangan Sampah (TPA) juga agar disediakan tempat khusus yang jauh dari pemukiman warga. Dan jikalau perlu peraturan daerah yang menjelaskan tentang larangan membuang sampah sembarangan berikut sanksinya. Dengan begitu, untuk para oknum yang tidak bertanggungjawab dapat memberi efek jera. Semoga Pangandaran semakin Hebat.-SorotKita
IMAN PERMANA
SorotKita-Kabupaten Pangandaran merupakan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Provinsi Jawa Barat yang terletak di bagian selatan Jawa Barat dan baru berdiri genap 4 tahun. Tentunya harapan semua orang dengan dibentuknya DOB ini, masyarakat semakin sejahtera. Karena tidak bisa dipungkiri juga Pangandaran merupakan daerah dengan beraneka tempat wisata, oleh karena itu dia dapat mandiri dengan PAD nya yang cukup besar. Namun setelah 4 tahun berdiri, saya sebagai warga asli Pangandaran masih kurang menikmati perubahan pembangunan ataupun kesejahteraan masyarakat secara signifikan.
Memang saat ini dan beberapa waktu yang lalu sudah banyak kegiatan-kegiatan peningkatan atau pembangunan infrastruktur umum dan penataan tempat wisata tertentu untuk semakin menarik simpati para wisatawan, namun baru juga beberapa bulan sudah rusak lagi. Dapat saya contohkan Jalan Raya saja, jalan ini sudah diperbaiki namun baru beberapa bulan sdah banyak yang berlubang kembali, entah ini tidak tahu yang salahnya dimana dengan anggaran segitu besarnya namun hasilnya jauh dari yang diharapkan. Itu baru sebagian contoh yangn saya bahas, tapi untuk kali ini saya tidak akan membahas tentang kondisi Jalan Raya melainkan sarana pendukung jalannya yaitu PJU = Penerangan Jalan Umum.
Mungkin semua orang tahu PJU itu merupakan lampu penerangan jalan yang biasa ada di sepanjang jalan raya yang kita lalui. Namun semua tahu ya di Kabupaten Pangandaran ini lampu PJU ini masih bias dihitung maksudnya masih sedikit jumlah yang ada. Di perbatasan dengan Kabupaten Ciamis tepatnya dengan Kecamatan Ciulu di Kecamatan Padaherang lampu PJU ini berjejer rapi dengan spasi beberapa ratus meter saja dari PJU satu ke PJU yang lainnya, namun setelah lewat Kecamatan Padaherang PJU ini mungkin sudah beberapa kilometer baru ada PJU lagi. Kalaupun banyak rumah-rumah penduduk yang berada di pinggir-pinggir jalan itu masih bias membantu penerangan jalan dari lampu rumah mereka, namun di daerah Emplak disitu hutan tebing ya banyak jurang namun PJU masih minim sekali. Padahal jalan-jalan tersebut merupakan jalan utama masuk ke Kabupaten Pangandaran, entahlah bagaimana perbatasan Kabupaten Pangandaran di sebelah barat.
Harapan saya sebagai warga asli Pangandaran, mohon untuk ditingkatkan lagi sarana dan prasarana umum dan dengan sudah adanya Bupati definitif ini semoga Pangandaran semakin maju dan HEBAT.-SorotKita
RIRIN WAHYUNI
SorotKita-Rasanya miris,kalau lagi jalan-jalan ke pantai pangadaran sering sekali melihat sampah-sampah yang berserakan,contohnya plastik yang berbagai merk terdampar dipinggir pantai dimana-mana. Dan yang lebih parahya banyak orang-orang yang selfi dipantai dengan backgroundnya sampah. Apa bagusnya sih ??? cobalah orang-orangnya sadar agar tidak membuang sampah sembarangan,apalgi kadang saya suka ngenes sama orang yang bawa mobil seenaknya aja buang sampah lempar-lempar gitu.
Pangandaran itu kota yang indah bukan kota sampah ayolah coba agar tidak membuang sampah seenak jidat. coba lihat di TV banyak berita-berita yang kena banjir gara-gara sampah kan?? Makanya jagalah kebersihan, percuma dong dulu belajar di SD yang kataya “KEBERSIHAN SEBAGIAN DARI IMAN” tapi nyatanya jorok dan enggak bisa menjaga,merawat kotanya sendiri.
Pangandaran itu kota yang terkenal….
Terkenal akan dengan pantainya yang indah…
Pantai yang terletak di sebelah timur jawa barat ini merupakan pantai yang sangat berpotensi akan tempat wisata. Dimana para tourist luar negeri dan tourist domestik sangat mengakui keindahan pantai pangadaran. Meskipun pantai ini sangat indah dan banyak di kunjungi para wisatawan, tidak jarang juga bahkan wisatawan yang tidak nyaman akan kebersihan yang sangat mengganggu kenyamanan para wisatawan. Karena sampah yang berserakan,menumpuk bahkan menimbulkan bau yang tidak sedap. Yang lebih parahnya lagi sampah itu masuk ke pantai, bukan hanya mengganggu kenyamanan dan keindahan sampah disana juga tentu akan mengganggu kualitas ekosistem dipantai. Maka dari itu pemerintah seharusnya lebih menata dan membenahi masalah sampah ditempat wisata ini. Begitu pula para masyarakat,pedagang dan para wisatawan yang datang tentu harus bisa menjaga tempat yang kita banggakan ini. Karena semua unsur harus terlibat agar tempat wisata pantai pangandaran ini bebas dari sampah.-SorotKita
YOLLA LUPHITA SHILVHIA DEWI
SorotKita-Pada saat terjadinya jembatan penghubung 2 (dua ) kecamatan yang ada di wilayah pangandaran ambruk pada saat bencana banjir kemarin pada tanggal 9 oktober 2016 kemarin dan merupakan jalur utama menuju wisata pangandaran, sehingga semua warga di seitar wisata merasakan dampak yang sangat merugikan mereka karena para wisatawan pangandaran dan warga sendiri pun susah untuk melakukan aktifitas sehari harinya.
Akan tetapi warga kabupaten pangandaran merasa tertolong karena masyarakat setempat bergotong royong membenahi jembatan rel kereta api dengan memasangkan kayu balok dan papan agar jembatan dapat di lalui pengendara roda 2 (sepeda motor) sampai berani berkorban menggadaikan beberapa motor untuk membeli kayu dan papan tersebut agar cepat dapat di lalui pengendara roda 2 (dua) dan menolong beberapa ekonomi masrakat pangandaran.
Pada saat setelah jadi dan dapat di lalui pengendara alhasil apa yang terjadi sobat dan kawan-kawan semua????? Alhasil pemerintah ingin mengambil alih jembatan yang telah menjadi swadaya masyarakat setempat, karena dan akibat dari adanya isu-isu pungli ( pungutan liar). Padahal pemerintah harusnya malu dengan kesigapan warga masyarakat setempat yang antusias dan sigap menagani bencana, bukan malah menjadi ribut dengan warga dan menutup jalur tersebut.
Inilah kekurangan dan kebiasaan pemerintah di pangandaran bahkan di negara kita kalau sudah ada jalan keluar tetapi mendengar gosip atau laporan orang lain yang belum tentu kebenarannya langsung sigap dan langsung bergerak karena ketakutan nama baik tercemar. Padahal harusnya coba pendekatan dulu dan cari tau terlebih dahulu kebenarannya dan cari solusinya jangan asal mau ngambil alih sepihak bahkan sampai ditutup sementara.
Dan harapan saya pemerintah segera mempercepat pembuatan jembatan pembantu agar para wisatawan dan warga dapat tertolong dan ekonomi masyarakatpun menjadi membaik kembali, amien yarabbal alamin.-SorotKita
VIA NOVITASARI
SorotKita-Seiring kemajuan zaman,pangandaran seharusnya menjadi destinasi wisata yang nyaman bagi pengunjung bukan sebaliknya semakin kumuh karena banyaknya sampah dan lapak pedagang kaki lima, meyayangkan nama besar pangandaran sebagai dasar wisata berkurang gara-gara menajemen penataan yang tidak baik pembangunan juga tidak terkonsep sehingga ciri khas pangandaran saat ini tidak muncul.
Menurut saya pembangunan dipangandaran harus lebih diperindah supaya lebih banyak pengunjung yang datang ke pangandaran terutama yang lebih penting kebersihan yang diutamakan.-SorotKita
WIDURI FRANSISKA ARIWISANTI
SorotKita-Pangandaran adalah daerah yang dikenal dengan wisata pantainya yang disebut-sebut sebagai balinya jawabarat.Dan wisata yang ada di pangandaran bukan hanya pantainya saja namun kini bertambah wisata baru khusus untuk body rafting.Ada beberapa tempat rafting di pangandaran ini.
Namun dengan adanya sedikit kendala dalam akses perjalanan menuju lokasi wisata,banyak wisatawan kesulitan untuk mencapai tempat tersebut dikarenakan jalanya yang rusak berlubang membuat perjalanan menjadi lambat.Setidaknya pemerintah setempat harus terjun ke lokasi untuk melihat bagaimana rusaknya jalan tersebut,seperti contoh jalan menuju kawasan wisata jojogan pangandaran yang terletak di daerah cintaratu sudah sangat harus di perbaiki.
Bukan hanya jalan menuju kawasan wisata jojogan saja namun banyak jalan-jalan yang rusak parah di kab.pangandaran ini yang perlu di perbaiki.Pangandaran juga akan sangat indah jika di pesisir pantai bersih dari para gubug pedagang-pedagang yang bertempat di pinggir pantai.Pantai akan terlihat lebih bersih dan warung-warung tersebut dapat diganti dengan taman pinggir pantai.
Selain pengurusan warung dan pembangunan taman,di pangandaran ini juga perlu segera di bangun RSUD,agar dapat menangani pasien-pasien gawat darurat sekalipun dan tidak perlu lagi menempuh jarak jauh menuju RSUD kota ciamis.Jika pangandaran di bangun dengan pembangunan pembetulan jalan ,pembetulan taman hijau,pembangunan rumah sakit mungkin akanb sedikit tertata rapih kab.pangandaran.
Tidak hanya pembangunan tersebut saya ajukan ,namun ada juga untuk pembangunan universitas di pangandaran dan pembangunan toko-toko besar atau pusat perbelanjaan besar seperti mall atau supermarket.Karena pangandaran sudah menjadi kabupaten maka tampilanya pun harus sedikit menambah akses bangunan tersebut agar lebih baik di pandang sebagai kabupaten.Mungkin hanyaitu sedikit pemaparan tentang penataan pangandaran untuk kedepanya.-SorotKita
KUSNADI
SorotKita-Wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Pangandaran di musim Lebaran tahun ini menurun. Hal ini nampak dari berkurangnya jumlah hunian hotel saat musim libur Lebaran 2016 dibanding tahun lalu.
Kabupaten Pangandaran yang banyak memiliki objek wisata perlu penataan dan zonasi. Pengandaran sudah terkenal, meski dibuat zonasi pengunjung akan mendatangi lokasi yang ditujunya.
"Harus ada ruang publik, tata ruangnya lebih tertata sebab harapan wisatawan mau menikmati pemandangan pantai dan tidak terganggu pemandangannya’’.
saat musim libur Lebaran parkiran tersebar di mana-mana. Dikelola oleh kelompok yang tidak jelas dengan tarif seenaknya saja. Menurut, saya hal tersebut dapat menimbulkan kesan yang kurang baik kepada wisatawan.
Selain itu, biasanya banyak pedagang musiman dari luar daerah. Mereka datang ke Pangandaran kemudian memasang tenda seenaknya. Tapi, tahun ini pedagang musiman yang datang dari luar mulai diminimalisasi.
Namun, jumlah pedagang lokal ternyata bertambah sehingga ruang publik semakin menyempit. Berangkat dari permasalahan tersebut, menurut Edi, perlu zonasi agar Pangandaran lebih tertata.
Tahun ini cukup ramai pengunjung. Tapi, pengunjung dari kalangan kelas menengah ke bawah. Kelas menengah ke bawah kemungkinan datang ke Pangandaran di waktu Subuh. Sore harinya mereka pulang kembali.
"Mereka bawa bekal makanan, air galon bawa sendiri, itu kan artinya daya beli wisatawan minim".
Hal ini terbukti karena masih banyak kamar hotel yang kosong. Biasanya, di waktu musim libur kamar hotel penuh. Wisatawan pun akan menginap di rumah warga. Namun, di musim libur Lebaran kali ini banyak rumah warga yang tidak terisi.
hal ini bisa jadi indikasi menurunnya jumlah wisatawan kelas menengah ke atas. Sebab, kelas menengah ke atas kemungkinan besar akan memilih kamar hotel untuk tempat menginapnya.
menurut saya,Pangandaran yang memiliki banyak tempat wisata harus menentukan target pasar. Kalau target pasarnya kelas menengah ke atas, ia menilai sangat perlu zonasi dan ruang publik. Tujuannya, agar wisatawan bisa menikmati pemandangan dan pantai yang bersih.-SorotKita
SorotKita-Pangadaran merupakan daerah wisata yang banyak di kunjungi oleh wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara, terutama untuk tempat wisata pantai.
Namun ada beberapa jalan yang masih rusak, terutama di daerah Kemplung - Parigi dan Margacinta - Cijulang, disana terdapat beberapa jalan yang rusak berlubang cukup dalam yang dapat membahayakan bagi pengguna jalan.
Jalan tersebut merupakan jalan menuju beberapa tempat wisata seperti panta Batukaras, Green Canyon, panti Madasari dan masih banyak lagi.
Untuk itu saya berharap Pemerintah Kabupaten Pangandaran memperhatikan dan segera memperbaiki jalan yang rusak tersebut untuk keamanan, kenyamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan.-SorotKita
ALI SADIKIN
SorotKita-Pangandaran? Siapa yang tidak kenal dengan daerah satu ini, tentu semua orang tahu dengan daerah yang akan terkenal dengan berbagai wisata ini mulai dari pantai,sungai, budaya, kuliner, dan wisata alam lainya. Para turis berdatangan baik dari luar negeri maupun dalam negeri untuk menikmati semua keinadahan dari tuhan yang maha kuasa.
Namun dibalik semua keindahan itu masih banyak para pengunjung akan kesadaran kebersihan lingkungan. Dan saya berharap kepada pihak terkait baik pemerintah, forum penggerak wisata maupun pelaku usaha yang ada di derah wisata untuk saling gotong royong untuk menciptakan tempat wisata yang bersih, sehat, aman, nyaman dan tentram.
Saran untuk pemerintah adalah menambah tempat sampah di berbagai tempat wisata, membuat peraturan tentang pelanggar akan sadar kebersihan supaya mereka sadar akan pentingna kebersihan lingkungan.-SorotKita
SOFIAH WARDAH AZIZAH
SorotKita-Pangandaran merupakan Daerah Otonomi Baru pemekaran dari Kabupaten Ciamis yang memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah serta asset wisata yang cukup besar.
Akan tetapi sebagai Daerah Otonomi Baru, Pangandaran dalam pemerintahannya masih kurang diantaranya kurangnya pegawai Negeri untuk mencapai ukuran suatu pemerintahan dan mengakibatkan pegawai tidak sesuai dengan Basic pendidikannya.
Ada pula infrastruktur yang belum menyeluruh di Kabupaten pangandaran diantaranya, pembangunan gedung-gedung perkantora untuk pelayanan dan perbaikan jalan.
Infrastruktur pembangunan, terlihat belum menyeluruh dengan baik,seperti belum berdirinya Rumah Sakit Umum bagi pelayanan Kesehatan masyarakat, dan Perkantoran pemerintahan yang tidak terpusat saat ini yang mengakibatkan pelayanan bagi masyarakat kurang efektif dan efesiensi.
Untuk Infrastruktur jalan, dalam hal ini merupakan jalur transportasi suatu arah penunjang pagi masyarakat dan bukan hanya itu, bagi wisatawan untuk jalan utama menuju arah Wisata di kabupaten pangandaran sangat rusak, Akan lebih baik bagi pemerintah kabupaten pangandaran untuk memperhatikan dan memperbaiki demi kelancaran dan keselamatan kita untuk menuju arah suatu wisata.-SorotKita
DIAN ANDRIANSYAH
SorotKita-Saya kira untuk Pangandaran yg sekarang menjadi kabupaten pariwisata harus menata kotanya dengan baik, seperti halnya infrastruktur yg masih kurang.
Agar parawisatawan betah dan nyaman untuk berkunjung ke Pangandaran yah saya kira infrastrukturnya harus d perbaiki lagi.-SorotKita
MIFTAH UBAIDILAH ANUGRAH
SorotKita-Pangandaran adalah salah satu tempat wisata yang cukup di sukai oleh banyak kalangan, baik dari warga domestik maupun touris asing, sayang sekali kalau jalur transportasi menuju pangandaran hanya terdapat beberapa, contohnya jalur kereta api yang dulu sempat ada, tapi karena sudah tidak layak untuk di operasikan akhirnya pada sekitar tahun 1984 transportasi kereta api menuju pangandaran di tutup total.
padahal dengan adanya kreta api menuju pangandaram bisa memperlancar prekonomian daerah, bisa nenarik wisatawan untuk datang berwisata karena transportasi nya cukup mudah, dan juga wisatawan bisa memilih transportasi yang mereka gunakan, menurut saya alangkah baiknya pemerintah bisa segera memperbaiki dan bisa mengoprasikan transportasi kereta api kembali.-SorotKita
DZIKRI TEGUH IMANSAH
SorotKita-Pangandaran adalah salah satu objek wisata yang banyak di kunjungi para wisatawan baik domestic maupun mancanegara. AKAN TETAPI APA PEMERINTAH TIDAK MALU? saat terjadi bencana seperti saat ini yang menimpa pangandaran terutama pada aset jalan utama yang tidak dapat di lalui dan menghambat para wisatawan tidak dapat mengunjungi pangandaran sehingga seluruh rutinitas dan perekonomian para warga pangandaranpun menjadi berkurang karena aset jalan terhambat akibat jembatan penghubung satu-satunya menuju objyek wisata pangandaran ambruk bahkan salah satu jalur alternatifnya pun tidak layak di lalui terutama saat hujan mengguyur pasti jalur tersebut akan licin bahkan sampai terjadi korban kecelakaan.Karena pemerintah pangandaran tidak bisa mengatasi atau setidaknya cepat tanggap, Lihat saja betapa sulitnya saat saya sendiri ingin pulang menuju pangandaran.jalan yang di tunjuk sebagai salah satu jalan alternatif tidak layak dilalui kendaraan. Sudah jalannya licin,masih tanah merah,bahkan tidak ada pembatas jalan padahal kanan-kiri itu jurang. APAKAH PEMERINTAH TIDAK MALU DAN TIDAK PEDULI DENGAN PARA WISATAWAN? Padahal para wisatawan itu adalah aset perekonomian terbesar bagi pangandaran kalau sampai tidak ada wisatawan mau di beri makan apa para warga pangandaran mau di berikan ikan hasil tangkapan laut setiap hari!!!
Menurut saya pemerintah kabupaten pangandaran harus cepat memperbaiki setiap aset jalan alternatif menuju pangandaran karena bila ada musibah atau kemacetan jalan pada jalur utama dapat di alihkan melalui jalur alternatif jadi semua wisatawan tidak terhambat menuju pangandaran. Akan tetapi jangan hanya saat ada bencana baru memperbaiki tapi harusnya sebelum terjadipun yang namanya jalur alternatif harus dibuat sedemikian aman juga agar pada saat kondisi seperti ini para wisatawan tidak kesulitan atau takut untuk ke pangandaran.-SorotKita
GHANY REZKY RAHAMDAN
SorotKita-Menurut saya pemrintahan kab. pangandaran harus cepat tanggap tentang musibah jembatan putrapinggan yang putus pada tanggal 09 oktober 2016. Karena akses utama untuk ke pangandran, baik para wisatawann maupun warga kabupten pangandaran.
Jika tidak di perbaiki akan memperlambat aktivitas untuk semua nya mohon secepat nya untuk pemrintahan kab pangandaran dan pemprov jabar untuk menanggulangi masalah jembatan putrapinggan kecamatan kalipucang kabupaten pangandaran. Saya yang mengalami kesulitan untuk mencari ilmu ke sekolah unigal ciamis memohon kepda pemerintah untuk cepat memperbaiki.-SorotKita
INDA DWI SRIKAYANTI
SorotKita-Saya setuju jika harga tiket pintu masuk Pangandaran naik, tapi alangkah baiknya jika akses jalan menuju Pangandaran/menuju objek wisata pun ikut lebih bagus.
Contoh : akses jalan menuju pantai Batukaras, sekarang malah tambah rusak dibandingkan kemarin sebelum harga naik.-SorotKita
DEVITA RIANTO
SorotKita-Salah satu objek wisata di kawasan wisata Pangandaran adalah objek wisata pantai Karapyak terletak di desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Objek wisata ini, memiliki panorama pantai yang indah yang apabila dikembangkan akan menjadi objek wisata potensial.
Fasilitas objek wisata pantai Karapyak untuk sementara ini memiliki areal parkir, warung/kedai, pondok wisata yang dikelola penduduk setempat, tempat pelelangan ikan, mushola, toilet, dan sebagian garis pantai dipergunakan masyarakat setempat untuk pemberdayaan rumput laut. Jarak dari objek wisata pantai Pangandaran ke jalan raya menuju lokasi ± 10 km. Dari pertigaan jalan raya ini harus ditempuh kembali melalui jalan desa kurang lebih 3 kilometer.
Objek wisata Karapyak bilamana dikembangkan akan mampu menarik wisatawan sebanyak-banyaknya dan akan memperpanjang lama tinggal (long stay) di kawasan wisata unggulan Pangandaran bahkan dapat dijadikan satu paket wisata unggulan untuk menarik bagi wisatawan.
Pantai Karapyak merupakan area pantai yang berkarang. Hampir sepanjang pantainya dipenuhi dengan karang-karang yang menghampar hingga ke tengah laut. Banyaknya karang menjadi sebuah surga bagi berbagai biota laut. Maka tak berlebihan rasanya menyebut tempat ini sebagai sebuah “sabana karang”.
Di banding dengan Pantai Pangandaran yang menjadi ikon pariwisata Pangandaran, Pantai Karapyak jauh dari terkenal.
Maka dari itu saya sangat mengharapkan Pemerintah Kabupaten Pangandaran bisa lebih memperhatikan objek wisata Pantai Karapyak ini. Salah satunya seperti infrastruktur yang lebih baik lagi, sisi fasilitas ataupun pelayanan. Dan mempromosikan objek wisata Pantai Karapyak agar banyak wisatawan domestic maupun mancanegara yang berkunjung. Karena saya yakin setiap orang yang mengunjungi pantai ini tidak akan kecewa dan akan terpesona dengan keindahan-keindahan yang diberikan objek wisata Pantai Karapyak.-SorotKita
RIZKI RAMADAN
SorotKita-Harapan saya untuk jalan yang menuju pantai indah batukaras,harus segera mendapatkan perhatian yang lebih, khususnya dari pemerintah. Soalnya dari semenjak saya lahir kemuka bumi ini hingga sekarang saya sudah berkuliah,jalan yang menuju pantai indah batukaras itu masih aja belum ada perbaikan yang bener-bener diperbaiki.
Hanya sebatas ditambal tambal yang pada rusaknya tidak menyeluruh pula nambalnya juga, jadi bilamana hujan deras turun itu jalan yang udah ditambal kembali berlubang dan rusak mungkin karna kualitas dari tambaalannya kurang baik.
Coba kalou dihotmik apa di cor sekalian,kan jadi tahan lama dan pasti akan lama mengalami kerusakannya. Harapan saya untuk pemerintah kabupaten yang pada berkuasa di kabupaten pangandaran, khususnya bagi bapa bupati yang terhormat,tolong lah pak dengarkan keluhan saya dan segera perbaiki jalan tersebut, Toh pendapatan kabupaten juga ada mereun yang sebagian besarnya dari objeck wisata pantai indah batukaras .
Jadi jangan hanya ingin mendapatkan untungnya aja lah , prasarananya juga diperhatiin khususnya jalan tersebut.
Gamalu apa jalan wisata ancur,rusak,pada bolong? perhatiin lah pak bupati yang terhormat,keluhan saya mewakili segenap warga yang berada di kawasan pantai indah batukaras.-SorotKita
RISMAWAN
SorotKita-Pangandaran adalah sebuah kabupaten wisata yg ada di provinsi Jawa Barat, tapi dari menjadinya Pangandaran sebagai tujuan wisatawan lokal maupun mancanegara, di sisi lainnya masih banyak warganya yg sangat kurang sadar akan tertibnya berlalu lintas.
Contoh : menerobos lampu merah, melawan arah, tidak memakai helm, boncengan lebih dari 2 orang ( cabe-cabean ).
Tetapi masih banyak juga pengendara yg tidak menghiraukan hal seperti itu sehingga masih banyak terjadinya pelanggaran-pelanggaran lalu lintas di jalan raya yg mengakibatkan tingginya angka kecelakaan, banyak korban yg hialng nyawa di jalan raya akibat kecerobohan dan tidak mematuhi peraturan lalu lintas. Oleh karena itu marilah kita bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan lalu lintas di jalan raya, sehingga terciptanya ketertiban dan keamanan, semoga hal ini bias membangunkesadaraan kita bersama untuk menyadari bahwa pentingya mematuhi peraturan lalu lintas di jalan raya.-SorotKita
REDY REDYANSYAH
SorotKita-Pangandaran selain dari terkenal dengan keindahan pantainya, juga memiliki beberapa sungai yang dijadikan destinasi wisata. Contohnya seperti Citumang, Jojogan, Santirah dan yang paling terkenal adalah green canyon. Memang keindahan nya adalah anugrah dari sang pencipta namun ada beberapa hal yang seharusnya di kelola dengan baik, seperti pinggiran sungai yang mulai terkikis oleh derasnya aliran air sungai.
Khususnya di objek wisata green canyon yang keadaannya harus menjadi perhatian pemerintah dikarenakan pinggiran sungai yang mulai terkikis. Karena lokasi sungai berdekatan dengan jalan sehingga pengendara merasa khawatir apabila ada banjir bandang saat hujan terus turun. Karena sebelumnya pun sering terjadi banjir di daerah tersebut. Saya harap pinggiran sungai tersebut dapat segera dibuat bangunan yang dapat meminimalisir hal tersebut dan menurut saya, apabila ada taman sepanjang pinggiran sungai yang berdekatan dengan jalan mungkin itu akan jadi destinasi baru bagi para wisatawan.-SorotKita




















