WAWAN HARTAWAN
SorotKita-Zaman sekarang kata orang zaman edan zaman yang serba instan. tekhnologi semakin canggih dan dengan kemajuan zaman tersebut manfaat bagi semua serba gampang contoh kecil dengan adanya kemajuan kita semakin mudah dalam berkomunikasi,belanja dan banyak lagi yang lainnya.

BUDAYA WARISAN LELUHUR, KHUSUSNYA BUDAYA DAN SENI MUSIK URANG SUNDA


Itu kita memandang kemajuan zaman dari satu sisi, tapi di sisi lain dengan kemajuan zaman banyak hal yang jadi ditinggalkan oleh karena kemajuan zaman.

Anak-anak sebagian besar lebih suka mainin hp dari pada belajar atau pergi mengaji....kalau disuruh belajar jawabannya sungguh memprihatinkan nanti juga kalau ada pr atau ulangan tinggal buka gogle azh..

Begitupun dalam bidang seni dan budaya daerah  sebagian besar anak- anak zaman sekarang sudah melupakannya mereka lebih memilih budaya atau seni dari barat ketimbang budaya dan seni warisan leluhur nya.

Contoh banyak anak sekarang mening nonton konser musik barat ketimbang nonton calung, koprek, ronggeng gunung, jaipongan atau wayang golek dan masih banyak budaya warisan leluhur kita yang lainnya.

Itulah seiring kemajuan jaman semakin sedikit yang perduli akan budaya dan seni warisan leluhur kita. Tapi yang membuat kita heran justru orang - orang negara lain yang dianggap maju dan ditiru budaya nya oleh anak - anak muda kita malah mereka yang peduli dan bahkan  mempelajari budaya dan seni peninggalan leluhur kita.
Timbul pertanyaan....kenapa...? Dan Ada apa ini....?  

Itulah PR besar buat kita bangsa indonesia umumnya dan khususnya kita orang sunda ...yu kita lestarikan budaya kita kita jadikan musik daerah kita ...calung, degung,  jaipongan, pencak silat, cianjuran dan masih banyak yang lainnya menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri.-SorotKita
LISHE NURMALASARI JUANDA
SorotKita-Dengan adanya perubahan sistem politik dari era orde baru menuju reformasi ini membuat adanya kebebasan pers.Saat ini kita berada pada masa reformasi,dimana pada era reformasi adanya kebebasan untuk berpendapat,kebebasan mengkritik dan kebebasan berekspresi.
Dengan adanya kemajuan dibidang teknologi internet membuat semakin bebasnya berekspresi,apalagi mengkritik pemerintah melalui online yang berarti akan banyak orang yang membaca dan mengetahui hal tersebut.

Foto Jalan rusak Dan Banyak Sampah

Disini saya akan mengkritik suatu daerah yang berada di Kabupaten Pangandaran di Kecamatan Cijulang tepatnya di Dusun Barengkok. Daerah ini cukup baik dan masyarakatnya lumayan hidup berkecukupan, tanahnya cukup subur dan hasil taninya juga cukup baik.Tapi jalan menuju daerah ini tidak cukup baik,masih berlubang dan rusak. Banyak buangan sampah disekitar jalan menuju daerah ini entah dari pasar,entah dari warga sekitar Kecamatan. Padahal ini jalan yang sering dilalui warga,di daerah ini bukan hanya jalan yang rusak saja yang mengganggu,tapi buangan sampahpun sangat mengganggu orang yang melewatinya. Sampai-sampai warga memasang plang bertuliskan “Dusun tersabar dan tersoleh di dunia. Hidup sampah dan jalan butut”.

Entah anggaran untuk perbaikan jalannya tidak ada,entah untuk pengalokasian sampahnya juga tidak ada lagi,tapi yang jelas jalan ini mungkin kurang di perhatikan oleh pihak pemerintah setempat.Dan sangat mengganggu aktifitas pengguna jalan.Jalan ini sudah cukup lama rusak dan banyak sampah yang menumpuk.

Kritikan ini merupakan hasil dari pemikiran dan pendapat saya,namun banyak juga pihak daerah tersebut yang menginginkan untuk adanya perubahan,dan juga tanpa bermaksud menjelekkan pihak manapun.

Semoga pemerintah bisa memperhatikan daerah ini supaya mampu lebih baik dan ada perubahan untuk kedepannya.Untuk Kabupaten Pangandaran yang lebih maju. -SorotKita
DIAN NURMALA
SorotKita-Ciamis merupakan kabupaten yang mempunyai daya tarik dari segi agro wisata sebelum berpisah dengan pangandaran. Namun setelahnya berpisah, daya tarik kabupaten ciamis semakin berkurang. Kenapa?

KURANGNYA DAYA TARIK KABUPATEN CAIMIS

Ciamis yang memiliki 26 kecamatan sebenarnya mempunyai beragam daya tarik di setiap daerahnya, namun hal itu belum termunculkan ke permukaan dikarenakan warga masyarakatnya kurang akan kepedulian dalam memajukan daerahnya sendiri.

Seharusnya, keberadaan Mojang/jajaka, serta duta-duta yang dipilih untuk mewakili daerah kabupaten Ciamis pada bidangnya lebih di tekankan lagi untuk menggali sebuah daya tatrik yang dapat memikat wisatawan untuk dapat mengunjungi daerah Kabupaten ciamis. Dengan demikian, Hal tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kabupaten Ciamis itu sendiri.-SorotKita

HUSNI MAULIDUL AWWAL
SorotKita-Nama saya adalah Husni Maulidul Awwal, berasal dari Desa Sukajadi Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Di artikel ini saya akan mengungkapkan isi hati saya tentang apa yang ada di Desa Sukajadi.

Foto Desa Sukajadi Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis


Infrastruktur adalah sistem fisik yang menyediakan sarana transportasi, drainase, pengairan, bangunan gedung serta fasilitas publik lainnya. Yang mana kebutuhan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia untuk sarana perekonomian. Yang saya pertanyakan adalah apakah pegawai Desa tidak mengajukan permohonan ataupun proposal untuk memperbaiki jalan di Desa-nya sendiri, dan apakah juga Tingkat Kabupaten yang tidak merealisasikan permohonan tersebut, atau kah Tingkah Kabupaten memberikan bantuan tetapi hanya untuk Desa-Desa yang bisa melobi ke orang-orang dalam. 

Mengapa saya mengatakan seperti itu karena penilaian saya selama saya tinggal di Desa Sukajadi selama ±18 tahun bahwa jalan yang ada di Desa Sukajadi khususnya jalur angkot baru satu kali di aspal. Padahal, desa tetangga ±5 tahun dua kali jalan desa mereka di aspal. Yang lebih saya bingungkan lagi adalah sebelum masuk ke desa tetangga selalu melewati jalan yang ada di Desa saya, tapi mengapa pihak Pemerintah tidak memberikan bantuan kepada Desa Sukajadi khususnya untuk memberbaiki infrastruktur jalan.

Itulah sedikit masukan ataupun ktitikan dari saya untuk Pemerintah Daerah, dan saya harap untuk kedepannya Pemerintah memberikan bantuan dengan seadil-adilnya, sehingga kami selaku masyarakat tidak merasa dirugikan dan kami dapat mencari perekonomian dengan mudah.-SorotKita
NINING SETIASIH.IP
SorotKita-Fenomena alam terjadi dimana-mana, bencana demi bencana mewarnai kehidupan masyarakat Kab. Pangandaran pada khususnya. Hujan deras sepanjang hari mengakibatkan, erosi, longsor,  dan putusnya jembatan putrapinggan ( amblas) yang menuju ke pangandaran ( 9/10).

Ini semua mungkin peringatan ALLAH.SWT melalui alam , agar kita semakin sadar akan perilaku yang menyimpang dari ketentuanNYA.

Foto Daerah Langganan Banjir
Lokasi : Pasar Kalipucang
Foto Daerah Langganan Banjir
Lokasi : Jalan Raya Kalipucang-Patimuan (Jawa Tengah)
Budaya dan norma susila mulai pudar, fenomena alam bukan hal yang tanpa sebab ada sebab akibat yang ditimbulkan dipicu oleh penggundulan hutan. Banjir selalu melanda daerah Kab. Pangandaran bagian utara seolah terprogram yang mengakibatkan terganggunya jalur transportasi dari pangandaran menuju ciamis, jawat tengah menuju pangandaran. Terminal dan pasar kalipucang menjadi salah satu korban utama, Selain wilayah kalipucang, Padaherang dan mangunjaya (jawa barat). patimuan , sidareja, kampung laut dan klaces (jawa tengah) ratusan sampai ribuan hektare lahan sawah, kebun, pekarangan, pemukiman penduduk dan hutan mangroove tergenang luapan sungai citanduy. persawahan daerah dahon malang- kalipucang, ciganjeng - padaherang, paledah-mangunjaya merupakan lumbung padi Kab. Pangandaran Namun kondisinya nyaris jadi rawa-rawa yang tidak produktif.

Sejak awal reformasi telah terjadi penjarahan hutan negara yang dilakukan oleh sekelompok organisasi ( LSM ) dan hal tersebut dianggap biasa. Hutan yang dijarah antra lain : hutan pinus di gunung sawal wilayah ciamis utara yang merupakan hulu sungai citanduy, kebun karet batulawang-banjar, kebun karet desa pasawahan-banjarsari, kebun jati,kebun mahoni, hutan rawa mangroove majingklak- pamotan dan hutan lindung pambokongan-karang nini. Hutan  jati dan mahoni sepanjang dari pager gunung sampai daerah pager bumi cigugur erosi melalui sungai – sungai kecil yang megalir ke sungai citanduy dan ke wilayah pangandaran bagian selatan. Lahan korban penjarahan dari ciamis utara sampai cigugur kurang lebih 5000 Hektare,sebagian besar diklaim oleh mereka menjadi alih fungsi dan atas perbuatannya mereka telah mewariskan penderitaan bagi orang banyak .

Akibatnya erosi terjadi dimana-mana, secara terus menerus , sehingga terjadi pendangkalan sungai citanduy. Derasnya sungai citanduy juga menimbun ratusan hektare hutan rawa mangroove kecamatan klaces dan karang anyar cilacap barat , sehingga aktifitas masyarakat dua kecamatan  terganggu karena terjadi pendangkalan yang mengakibatkan perahu kandas. Yang lebih menyedihkan lagi rusaknya hutan mangroove yang tertimbun lumpur, biota laut terancam punah karena habitatnya rusak sehingga udang, kepiting,ikan dsb basis produktifitas bibit-bibit tersebut seharusnya kembali ke laut pangandaran.

Kini masyarakat nelayan sekitarnnya sangat sulit mendapat tangkapan yang maksimal, sehingga mereka harus pergi jauh ke daerah Sadeng gunung kidul yogyakarta atau ke Rancabuaya pameungpeuk garut untuk mengais rejeki menangkap ikan demi kelangsungan hidup mereka.

Rencana penyodetan sungai citanduy dari kedung karang lebih kurang 3 Km sebelum majingklak sampai ke palatar agung, muara palawangan dua sangat tepat dan dapat menurunkan debit air secara drastis . untuk menghindarkan  pertemuan tiga sungai besar ( segara anakan \ lagoon ) sebelum muara asal. ASEAN Development Bank( ADB ) sudah menyalurkan anggaran untuk penyodetan bahkan pihak PU procit pun sudah merealisasikan kompensasi untuk masyarakat penggarap yang terkena jalur penyodetan secara keseluruhan ( 100%) melalui panitia setempat.

Ironisnya sekelompok masyarakat justru mendukung penolakan penyodetan sungai citanduy. Tidak mnyadari bahwa mereka hanya dijadikan kekuatan politik sedangkan upaya pengerukan \ penyedotan endapan luumpur hanya menghambur-hamburkan milyaran uang rakyat. karena alam lebih kuat didalam satu musim hujan pun, bekas pengerukan \ penyedotan akan kembali tertimbun. Penolakan penyodetan sungguh tidak rasional.

Alasan penolakan : jika disodet akan merusak ekosoistem biota laut dan pencemaran obyek wisata pantai timur pangandaran, padahal itu tidak benar karena faktanya sekalipun disodet limbah nya tidak sampai ke pantai timur pangandaran.

Masyarakat berharap pemerintah berlaku bijak jangan karena sekelompok kepentingan politik mengabaikan kepentingan umum.-SorotKita
DIDI SURYADI
SorotKita-Menurut saya sebagai waraga purbahayu tpa purbahayu kurang enak di pandang,karena kondisi nya sangat memperhatinkan terutama di musim hujan banyak lalat dan udaranya bau sangat menyengat  tanggapan pemerintah Kab.Pangandaran gimana caranya menanggulangi sampah  yg tiap hari di angkut dan di buang ke tpa minimal berat sampah basah 4 kubik per hari sampah kering 3kubik per hari sedangkan tempat pembuangan terahir atau tpa kurang lebar.

Foto Krisis Air, Apil Sulit Pada Di tumpukan TPA Purbahayu


Saya mohon kiranya tpa di perhatikan dan di perbaiki secepat nya.-SorotKita
DZIKRI TEGUH IMANSAH
SorotKita-Pangandaran adalah salah satu objek wisata yang banyak di kunjungi para wisatawan baik domestic maupun mancanegara. AKAN TETAPI APA PEMERINTAH TIDAK MALU? saat terjadi bencana seperti saat ini yang menimpa pangandaran terutama pada aset jalan utama yang tidak dapat di lalui dan menghambat para wisatawan tidak dapat mengunjungi pangandaran sehingga  seluruh rutinitas dan perekonomian para warga pangandaranpun menjadi berkurang karena aset jalan terhambat akibat jembatan penghubung satu-satunya menuju objyek wisata pangandaran ambruk bahkan salah satu jalur alternatifnya pun tidak layak di lalui terutama saat hujan mengguyur pasti jalur tersebut akan licin bahkan sampai terjadi korban kecelakaan.

Foto Salah Satu Jalur Alternatif Tak Layak Dilalui

Karena pemerintah pangandaran tidak bisa mengatasi atau setidaknya cepat tanggap, Lihat saja betapa sulitnya saat saya sendiri ingin pulang menuju pangandaran.jalan yang di tunjuk sebagai salah satu jalan alternatif tidak layak dilalui kendaraan. Sudah jalannya licin,masih tanah merah,bahkan tidak ada pembatas jalan padahal kanan-kiri itu jurang.  APAKAH PEMERINTAH TIDAK MALU DAN TIDAK PEDULI DENGAN PARA WISATAWAN? Padahal para wisatawan itu adalah aset perekonomian terbesar bagi pangandaran kalau sampai tidak ada wisatawan mau di beri makan apa para warga pangandaran mau di berikan ikan hasil tangkapan laut setiap hari!!!

Menurut saya pemerintah kabupaten pangandaran harus cepat memperbaiki setiap aset jalan alternatif menuju pangandaran karena bila ada musibah atau kemacetan jalan pada jalur utama dapat di alihkan melalui jalur alternatif jadi semua wisatawan tidak terhambat menuju pangandaran. Akan tetapi jangan hanya saat ada bencana baru memperbaiki tapi harusnya sebelum terjadipun yang namanya jalur alternatif harus dibuat sedemikian aman juga agar pada saat kondisi seperti ini para wisatawan tidak kesulitan atau takut untuk ke pangandaran.-SorotKita
GHANY REZKY RAHAMDAN
SorotKita-Menurut saya pemrintahan kab. pangandaran harus cepat tanggap tentang musibah jembatan putrapinggan yang putus pada tanggal 09 oktober 2016. Karena akses utama untuk ke pangandran, baik para wisatawann maupun warga kabupten pangandaran. 

Foto Jembatan Putrapinggan Rusak

Jika tidak di perbaiki akan memperlambat aktivitas untuk semua nya mohon secepat nya untuk pemrintahan kab pangandaran dan pemprov jabar untuk menanggulangi masalah jembatan putrapinggan kecamatan kalipucang kabupaten pangandaran. Saya yang mengalami kesulitan untuk mencari ilmu ke sekolah unigal ciamis memohon kepda pemerintah untuk cepat memperbaiki.-SorotKita
INDA DWI SRIKAYANTI
SorotKita-Saya setuju jika harga tiket pintu masuk Pangandaran naik, tapi alangkah baiknya jika akses jalan menuju Pangandaran/menuju objek wisata pun ikut lebih bagus.

Foto Harga Tiket Masuk OW Naik


Contoh : akses jalan menuju pantai Batukaras, sekarang malah tambah rusak dibandingkan kemarin sebelum harga naik.-SorotKita